pertama sampai di Paris, pikiran langsung tertuju oleh menara ini. Ikon
kota Paris yang termahsyur sampai kemanapun. Pergi ke Paris dan melihat menara
ini kemudian menjadi salah satu impian saya dan ada di urutan teratas dalam
bucketlist saya. Agustus 2017 kemarin, bertepatan dengan hari ulang tahun
(still can't believe that moment till now) berkesempatan untuk kesana.
Perjalanan kesana cukup mudah, hanya menggunakan bus kota (seingat saya tidak
transit) dan dalam 10 stop dari tempat saya naik, saya sudah berada di bus stop
terdekat dengan Eiffel Tower ini (sebagai catatan, saya menggunakan Paris
Transportation Pass 2 Area 1-3 hari sesuai jadwal saya di Paris - dapat dibeli
di vending machine di stasiun, kita bebas menggunakan transport apapun dengan
itu selama 2 hari. Area 1-3 adalah area pusat kota Paris, kalau ingin
berpetualang sampai di kawasan pinggiran kota paris, pilih area 1-5. Harganya
beda ya untuk Area 1-3 dan area 1-5, nanti di vending machine ada
penjelasannya).
Sampai disana, udah heboh sendiri. Amazed, excited, semua jadi satu. Bingung mau ngapain dulu (walaupun akhirnya instagram story duluan yang dilakuin :P). Spot foto paling bagus itu agak menjauh dari Eiffel Tower (di seberang jalan) karena dari situ keseluruhan Eiffel Tower bisa tertangkap kamera. Namun, harus berhati-hati ketika mau kesana. Ketika perjalanan ke area tersebut, kita dihampiri oleh sejumlah orang dan meminta kita untuk menuliskan nama di selembar kertas yang mereka bawa sebagai dukungan terhadap orang-orang yang kurang beruntung (difabel). Atas alasan kemanusiaan, saya akhirnya menuliskan nama, dan asal saya. Keadaan terasa tidak beres ketika kita diharuskan untuk memberikan donasi. Karena donasi itu bersifat sukarela, saya kemudian mengeluarkan uang pecahan EUR 5 saya, yang langsung diambil secara cepatnya oleh orang tersebut. Kemudian, dia memaksa saya untuk berdonasi lagi dengan alasan bahwa donasi minimal adalah EUR 10 seperti yang tertulis di kertas tersebut (disini mulai curiga kalau saya ditipu karena tulisan itupun cuma tulisan tangan dengan pensil). Ketika saya membuka dompet dan mengeluarkan uang EUR 10, dia langsung menyambarnya, malah dia melihat-lihat dompet saya dan seakan-akan ingin mengambil semua uang di dalamnya. Karena minimal donasi minimal EUR 10 dan saya memberi EUR 15, otomatis saya meminta balik uang saya yang EUR 5 itu dong, eh tapi dia berkelit inilah itulah. Tahu kalau saya "ditipu" ya udahlah diikhlaskan saja sambil lari-lari (takut kena lagi dan lebih banyak). Jadi, kalau bertemu dengan orang-orang ini, langsung kabur aja mending.


Komentar
Posting Komentar